Entri Populer

Minggu, 29 Mei 2011

Selasa, 26 April 2011

cara mendaftarkan blog atau web ke google

Sampurasun...!!!


Banyak tehnik yang dipakai agar blog atau situs kita dikunjungi banyak orang. Diantaranya melakukan kegiatan blogwalking, mengunjungi situs-situs terkenal, memberi komentar pada postingan blog orang lain, dan mendaftarkan blog ke mesin pencari. Berikut adalah tips untuk mendaftarkan blog Kita ke mesin pencari. Banyak mesin pencari yang digunakan diseluruh dunia, akan tetapi Google merupakan yang paling banyak digunakan.

Nah, jika kalian mempunyai blog atau situs, dan ingin blog atau situs kalian ini dikunjungi banyak orang, salah satu caranya adalah dengan mendaftarkan blog atau situs kalian ke Google. Caranya gampang, lihat tutorialya disini.
Masuk aja ke situs ini: "http://www.google.com/addurl/"
Nah, jika kalian sudah berada pada halaman situs ini, isilah form yang ada pada halaman situs ini..
Berikut langkah-langkahnya.


URL : isi dengan alamat URL atau situs kalian,
     contoh: http://www.berbagisedikitilmu.blogspot.com

Comments : Isi dengan kata kunci yang ada hubungannya blog kalian
     contoh: IT, TV,tips dan trik, dll
Pokonya Yang ada sangkutpautnya dengan web kalian
Verifikasi: isi dengan huruf verifikasi yang muncul pada gambar,

Klik tombol Add URL, selesai.

Setelah melakukan pendaftaran, tunggu 2 sampai 4 hari agar blog kita terindeks pada mesin pencari Google. Kadang hanya butuh waktu beberapa hari saja agar blog kita terindeks ke mesin pencari. Nah jika sudah, cobalah masukkan alamat blog atau judul salah satu postingan blog kalian di Google. Setidaknya alamat blog anda bisa masuk daftar 10 besar pencarian di Google. Selamat mencoba.

Hatur Nuhun....


Sumber: "Kokorehan Nu Alusna Di Cokotan"

Sabtu, 23 April 2011

Alzheimer

Alzheimer bukan penyakit menular, melainkan merupakan sejenis sindrom dengan apoptosis sel-sel otak pada saat yang hampir bersamaan, sehingga otak tampak mengerut dan mengecil. Alzheimer juga dikatakan sebagai penyakit yang sinonim dengan orang tua.
Resiko untuk mengidap Alzheimer, meningkat seiring dengan pertambahan usia. Bermula pada usia 65 tahun, seseorang mempunyai risiko lima persen mengidap penyakit ini dan akan meningkat dua kali lipat setiap lima tahun, kata seorang dokter. Menurutnya, sekalipun penyakit ini dikaitkan dengan orang tua, namun sejarah membuktikan bahwa penyakit pertama yang ditemukan terjadi pada  wanita dalam usia awal 50-an.
Penyakit Alzheimer paling sering ditemukan pada orang tua berusia sekitar 65 tahun ke atas. Di negara maju seperti Amerika Serikat saat ini ditemukan lebih dari 4 juta orang usia lanjut penderita penyakit Alzheimer. Angka ini diperkirakan akan meningkat sampai hampir 4 kali di tahun 2050. Hal tersebut berkaitan dengan lebih tingginya harapan hidup pada masyarakat di negara maju, sehingga populasi penduduk lanjut usia juga bertambah.
Pada tahap awal perkembangan Alzheimer, penurunan faktor-faktor risiko vaskular dapat menyulitkan diagnosis sindrom ini, namun mengurangi kecepatan perkembangan demensia.

Perkembangan

otak
Nama penyakit Alzheimer berasal dari nama Dr. Alois Alzheimer, dokter berkebangsaan Jerman yang pertama kali menemukan penyakit ini pada tahun 1906. Dr. Alzheimer memperhatikan adanya perubahan jaringan otak pada wanita yang meninggal akibat gangguan mental yang belum pernah ditemui sebelumnya.
Hasil pengamatan dari bedah, Alzheimer mendapati saraf otak tersebut bukan saja mengerut, bahkan dipenuhi dengan sedimen protein yang disebut plak amiloid dan serat yang berbelit-belit Atau  neuro fibrillary.
Meskipun penyakit ini ditemukan hampir satu abad yang lalu, ia tidak sepopuler penyakit lain, seperti sakit jantung, hipertensi, Sindrom Pernafasan Akut Parah (SARS) dan sebagainya.
Publikasi mengenai penyakit Alzheimer masih rendah, banyak orang tidak mengetahui penyakit ini hingga dipublikasikan secara terbuka oleh mantan Presiden Amerika Serikat yang ke-40, Ronald Reagan dalam suratnya tertanggal 5 November 1994.
Pada sekitar 1950-an diperkirakan 2,5 juta penduduk dunia mengidap penyakit ini, dan mencapai enam milyar orang pada tahun 2000. WHO memperkirakan lebih dari satu milyar orang tua yang berusia lebih dari 60 tahun atau 10 persen penduduk dunia mengidap Alzheimer pada tahun 2003.
Peningkatan ini disebabkan dengan semakin banyak penduduk dunia yang berusia lanjut, peningkatan masa hidup hingga umur 80 tahun bagi wanita dan 75 tahun bagi lelaki. Selain itu, penjagaan kesehatan yang lebih baik, tingkat perkawinan menurun, perceraian bertambah dan mereka yang kawin tetapi tidak banyak anak.
Penelitian klinis terbaru menunjukkan suplementasi dengan asam lemak omega-3 dapat memperlambat menurunan fungsi kognitif pada penderita alzheimer ringan.

Aktifitas Yang Dapat Merusak Otak

 Beberapa aktivitas yang kita lakukan ternyata dapat merusak organ tubuh kita yang sangat vitals seperti otak. Ada 10 aktivitas yang bisa merusak Kinerja kerja otak Kita, Mungkin artikel otak ini bisa membantu anda dalam kehidupan sehari-hari.

Otak manusia terdiri lebih dari 100 miliar syaraf yang masing-masing terkait dengan 10 ribu syaraf lain. Bayangkan, dengan kerumitan otak seperti itu, maka Anda wajib menyayangi otak Anda cukup dengan menghindari kebiasaan-kebiasaan buruk yang sering disepelekan.

Otak adalah organ tubuh vital yang merupakan pusat pengendali sistem syaraf pusat. Otak mengatur dan mengkordinir sebagian besar gerakan, perilaku dan fungsi tubuh homeostasis seperti detak jantung, tekanan darah, keseimbangan cairan tubuh dan suhu tubuh.

Otak juga bertanggung jawab atas fungsi seperti pengenalan, emosi. ingatan, pembelajaran motorik dan segala bentuk pembelajaran lainnya.

Inilah 10 kegiatan yang bisa merusak kerja otak kita.


tutorial ilmu grafis indonesia
ilmugrafis indonesia